JENIS TEKNIK SABLON YANG DIPAKAI OLEH TEMPAT BIKIN BAJU

Seperti diketahui bersama bahwa baju sendiri merupakan kebutuhan penting untuk setiap orang. Dimana baju ini akan membuat tampilan seseorang menjadi lebih menarik dan lebih percaya diri. Tidak heran jika banyak orang ingin memiliki baju berkualitas dan nyaman dipakai. Namun untuk mendapatkan baju berkualitas dan nyaman dipakai ini tidak bisa asal. Ada hal-hal penting yang harus diperhatikan dengan baik untuk mendapatkan baju terbaik ini. Salah satunya adalah memilih tempat bikin baju yang akan diajak kerja sama. Sekarang ini kita bisa menemukan tempat pembuatan baju di kota besar atau kota kecil dengan mudah. Hal ini tidak lain karena permintaan akan baju yang semakin meningkat jumlahnya. Dalam pemilihan tempat pembuatan baju ini pastikan untuk memilih yang berpengalaman dan terpercaya. Sehingga bisa melakukan pemesanan dengan nyaman dan aman tentunya.

4 Teknik Sablon Yang Dipakai Tempat Bikin Baju

Selain dipakai untuk pemakaian sehari-hari, baju sendiri bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya yang melibatkan banyak orang. Diantaranya digunakan untuk kebutuhan media promosi, seragam kerja, dan masih banyak lainnya. Sebelum dicetak, biasanya baju ini akan diberikan cetak desain untuk membuat baju lebih menarik. Salah satu teknik mencetak desain yang kerap dipakai oleh tempat bikin baju adalah teknik sablon. Yang mana teknik sablon ini tentunya sudah tidak asing untuk anda bukan? Teknik sablon sendiri merupakan teknik mencetak desain dengan memanfaatkan tinta dan media lainnya. Untuk jenis sablon-nya sendiri pun ada banyak seperti rubber, plastisol, pigmen dan masih banyak lainnya. Tidak hanya jenis sablon saja, teknik yang dipakai pun ada beberapa macam.

Berikut ini beberapa teknik sablon yang dipakai oleh tempat bikin baju dalam mencetak desain pada baju.

  1. Manual

Adalah teknik sablon yang pertama kali ditemukan dan sampai sekarang banyak digunakan oleh tempat bikin baju. Dinamakan teknik sablon manual karena dalam prosesnya memang memakai alat-alat manual dan masih menggunakan kekuatan tangan untuk menghasilkan gambar. Sayangnya teknik sablon manual ini membutuhkan waktu dan tenaga yang besar. Sehingga kurang cocok jika konsumen memesan baju sablon dengan jumlah banyak. Dari segi harga, teknik sablon manual ini pun lebih terjangkau tentunya.

  1. Digital

Untuk proses menyablon ini tidak lagi memakai screen. Sebab screen digantikan mesin printer atau cutter. Biasanya tempat bikin baju lebih banyak duduk di depan komputer daripada berurusan dengan tinta atau alat sablon. Sablon digital sendiri bisa dibagi menjadi ke dalam beberapa kategori. Yakni ada tiga jenis sablon digital dan mungkin masih akan bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

  1. Polyflex

Prinsip dari teknik sablon yang digunakan oleh tempat bikin baju adalah menempelkan sticker pada permukaan kain. Bahan yang digunakan adalah vinyl. Dimana kertas vinyl ini dipotong memakai mesin cutter. Untuk prosesnya hampir sama dengan cutting sticker pada sepeda motor atau mobil. Biasanya teknik sablon polyflex ini dipakai untuk menyablon jersey sepak bola.

  1. DTG (Direct to Garment)

Sesuai dengan namanya, sablon DTG ini memungkinkan tempat bikin baju bisa mencetak desain langsung diatas baju yang sudah jadi. Hasil sablon pun detail dan menyerupai warna pada desain. Biasanya teknik sablon DTG ini dipakai oleh orang yang tidak ingin bajunya memiliki desain sama seperti orang lain. Namun perlu diketahui, bahwa teknik sablon ini tidak ada minimal order tetapi harganya bisa lebih mahal.

Demikianlah beberapa teknik sablon yang cukup sering digunakan oleh tempat bikin baju dalam mencetak desain.