Lebih Dekat dengan
Mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit, Dewa Ayu Kade
Utami Dewi

Sambil Kuliah Isi
Waktu Jadi Tour Guide 143 Siswa SMP Al Azhar Bintaro Jakarta Wisata ke
Surabaya, Bromo dan Malang

DEMI menambah pengalaman kerja
di lapangan, Dewa Ayu Kade Utami Dewi,
mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester V,
kembali
dipercaya Mochtar Yusro, owner
Biro Perjalanan Wisata (BPW) Trans Java Express meng-handle 143 siswa SMP Al Azhar Bintaro
Jakarta dan sejumlah guru dengan  di
dampingi dua orang tour leader (TL) plesir
ke Surabaya-Bromo-Malang, akhir Desember 2017 lalu.



Dewa
Ayu Kade Utami Dewi yang akrab disapa Cece Div itu all out melayani siswa SMP saat liburan ke Surabaya-Bromo-Malang (5 Day 4 Night) yang dihelat pada 18-21
Desember 2017 lalu. Acara rekreasi siswa SMP Al Azhar Bintaro Jakarta tersebut berbarengan
dengan musim liburan sekolah pada akhir tahun 2017, setelah pembagian rapor
siswa rampung.

Pada
hari pertama, Minggu (18/12/2017) pagi, Rombongan 143 siswa bersama guru dan
dua orang tour leader-nya berangkat
dari Jakarta ke Surabaya dengan menumpang tiga unit bus pariwisata. Keesokan
harinya, Senin (19/12/2017), rombongan sampai di Surabaya dan kedatangannya
disambut oleh Muchtar Yusro dan Cece Div dari Trans Java Express. Pihak tour agent pun siap untuk mengantarkan
rombongan mengunjungi sejumlah objek wisata di Surabaya dan Jatim.

Bus
pariwisata yang ditumpangi rombongan siswa itu menyusuri rute perjalanan darat
mulai Surabaya menuju kawasan wisata Gunung Bromo dan selanjutnya meluncur ke Malang.
Rombongan siswa SMP Al-Azhar Bintaro itu dikawal sendiri oleh  Muchtar Yusro dan Cece Div dari Trans Java
Express.

Sebelum
bertolak ke Bromo, bus yang ditumpangi rombongan siswa SMP Al-Azhar itu sempat
diajak keliling Surabaya dalam program Surabaya
City Tour 2017. Setelah itu perjalanan pada sore harinya dilanjutkan menuju objek
wisata Gunung Bromo. Sampai di Bromo sudah malam hari, kemudian bus rombongan
diarahkan ke Nadia Hotel untuk bermalam di sana.

Hari
kedua, Selasa (19/12/2017) pagi, rombongan diajak melihat dari dekat keindahan
alam kawasan wisata Gunung Bromo seperti padang pasir berbisik, bukit
teletubbies dan bukit cinta. Setelah puas menikmati keindahan Bromo, rombongan
bertolak ke Malang antara lain mengunjungi Museum Angkot, Snorkling dan Petik Apel di Kota Wisata Batu.

Sebelum
menikmati Museum Angkot, Snorkling dan acara Petik Apel di Batu, bus yang
ditumpang siswa Al-Azhar diajak keliling Kota Malang dalam program Malang City Tour 2017 hingga malam. Puas
keliling Malang, bus rombongan kemudian merapat ke Hotel Jambuluwuk untuk
beristirahat di sana.

Keesokan
harinya, agenda plesir hari ketiga, Rabu (20/12/2017), rombongan diajak ke
Museum Angkot, Snorkling dan
meramaikan acara Petik Apel di Kota Wisata Batu selama sehari penuh. Sebelum
rombongan kembali ke Jakarta pada malam hari itu  juga dengan menumpang bus pariwisata tersebut
dan rombongan tiba dengan selamat di Jakarta pada hari keempat, Kamis (21/12/2017)
sore, setelah menempuh perjalanan darat sekitar 15-20 jam.

Bagi
Cece Div, aktivitasnya sebagai tour guide
yang ditugaskan oleh pihak Trans Java Express 
merupakan kepercayaan yang layak dijaga dengan baik. Tak salah jika
pekerjaan –bekerja paro waktu sambil kuliah-- itu dilakoninya dengan sepenuh
hati.

Sementara
itu, keputusan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di Akpar
Majapahit –kini sudah memasuki Semester V di Prodi Usaha Perjalanan Wisata-- bukan
karena mengejar selembar ijazah semata, melainkan ingin menambah ilmu demi
meningkatkan kompetensinya sebagai karyawan perusahaan travel agent di Surabaya.

Sebelum
bergabung dengan Biro Perjalanan Wisata (BPW) Trans Java Express yang dikelola Mochtar Yusro, Dewa Ayu Kade Utami
Dewi pernah bekerja di beberapa travel
agent
di Kota Pahlawan. Mochtar Yusro adalah owner Trans Java Express. Mochtar juga dikenal sebagai praktisi
bisnis travel agent dan dosen di
sejumlah lembaga pendidikan tinggi di Surabaya.

Sedangkan
di Kampus Akpar Majapahit, Mochtar Yusro dipercaya oleh pihak Akademik menjadi
Dosen Luar Biasa Akpar Majapahit yang memberikan mata kuliah Air Ticketing & Reservation I pada
mahasiswa D3 Prodi UPW Semester II di Kampus Akpar Majapahit, Gedung Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No.
244 Surabaya.

Menurut
Cece Div, sebelum dipercaya sebagai tour
guide
oleh owner Trans Java
Express, dirinya lebih banyak bertugas di bagian transporter –antar jemput tamu dari bandara ke hotel dan
sebaliknya-- ketika masih bekerja di perusahaan yang lama.

”Namun
sekarang ini saya memperoleh tantangan baru jadi tour guide sekalipun masih harus di dampingi owner Trans Java Express saat meng-handle tamu (turis domestik maupun mancanegara) yang berkunjung ke
Surabaya. Jika saya dinilai sudah cukup berpengalaman, suatu ketika saya akan
dilepas sendiri untuk meng-handle
tamu,” tutur Dewa Ayu Kade Utami Dewi melalui WhatsApp (WA)-nya kepada kru
www.culinarynews.info, Selasa (02/01/2018) malam.

Dan
demi meningkatkan kompetensinya pula, perempuan kelahiran Bali ini aktif
berorganisasi. Ia tercatat sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Pariwisata
Indonesia (HMPI) Jatim, bergabung dengan komunitas fotografer Surabaya demi
menyalurkan hobinya menggeluti dunia fotografi sejak masih duduk di SMA.

Terakhir,
usai gelaran Travel Exchange (Travex)
pada acara Majapahit Travel Fair (MTF)
ke-18 di Grand City Convex Surabaya, 13-16 April 2017
lalu, dirinya bersama
sejumlah mahasiswa penggiat pariwisata dari HMPI Jatim telah dikukuhkan oleh
Kementerian Pariwisata RI dalam wadah Generasi
Pesona Indonesia (GenPI)
pada acara pembukaan MTF 2017 ke-18, Kamis
(13/04/2017) malam.

”Komunitas
GenPI ini dalam melaksanakan tugas saling berkoordinasi dan bersinergi dengan
Kemenpar, Disbudpar Kota/Kabupaten hingga Disbudpar Provinsi. Sedangkan tugas
dan fungsi GenPI sendiri adalah menjadi tenaga volunteer komunikasi dan pemasaran pariwisata berbasis online system,” terang Cece Div, yang
sekarang ini juga menyiapkan laporan pra skripsi dengan mengambil studi
observasinya di Bali.

GenPI
merupakan generasi muda penggiat pariwisata yang punya kemampuan lebih dalam
dunia internet berbasis komunitas yang memiliki aktivitas rutin dan aktif dalam
mempromosikan pariwisata Indonesia. GenPI mempunyai peran dan pengaruh penting
dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata Indonesia baik melalui blog, media sosial (social media) dan lain-lain. Semoga… God Bless You! (ahn)